It's Personal Blog about Lifestyle, Culinary Variety, Review and Parenting.

Cara melatih toilet training untuk balita

Assalamu'alaikum bunda,
Kali ini aku akan berbagi pengalaman mengenai toilet training for toodler nih.
Anakku kini udah berusia 2 tahun 3 bulan, sudah 1 bulan ini dia lepas popok. Untuk buang air kecil dan buang air besar pun sudah di WC, dan kita pun melatihnya tidak memakai alat bantu buang air yang lagi nge-trend saat ini yakni potty toilet training. Kalo bunda sekalian pun ingin memakai alat bantu potty toilet training, gak jadi masalah sih. 


Apasih persiapan yang dilakukan orang tua dalam Toilet Training untuk balita ?

Sebenernya, kunci utama dalam pelatihan buang air untuk anak kita itu adalah Orang Tuanya. Sudah siap apa nggak nih ?, Sejatinya bila orang tua sudah siap dalam melatih anak dalam pelatihan buang air ini, semua akan berjalan sesuai dengan kehendak serta mudah ko. Insyaallah dalam seminggu sudah buang air kecil dan besar di toilet sendiri. 

Usia berapa anak dapat dilatih dalam Toilet Training ?

Kita belajar dari pengalaman orang jaman dulu ya, sejatinya pun anak dapat dilatih buang air ketika dia sudah mulai mengerti apa yang dikatakan orang tuanya, ketika anak mulai berbicara kata yang sederhana seperti, "Mama, papa, .... ".
Berdasarkan pengalaman teman dan saudara, mereka ada yang melatih anak mereka mulai 18 bulan, itu pun berhasil, hingga anak mereka faham bagaimana dan dimana mereka harus buang air kecil. Sehingga dapat dibuat kesimpulan, balita dapat diajarkan dalam pelatihan buang air ini dimulai dari usia 18 bulan.

Berikan contoh !

Anak akan meniru apa yang dilihatnya, dari situ anak akan belajar. Sehingga, contohkan bagaimana buang air kecil dan buang air besar yang benar. Mulai melepas celana hingga kita jongkok di closet (kebetulan aku hanya punya closet jongkok :)). Beri penjelasan, "Mama pipis dulu ya disini, Mama E* dulu ya disini".

Selalu tanyakan dan ajak anak untuk buang air kecil setiap 1 jam sekali !

Awal mula dalam melatih Toilet Training, anak belum terbiasa untuk lepas popok kan bund, sehingga untuk membiasakan anak buang air, selalu tanyakan dan ajak anak bunda untuk buang air setiap 1 jam, karena anak akan selalu buang air di setiap 1 - 2 jam sekali. Sehingga alangkah baiknya bunda harus mengingat, terakhir kali dia buang air jam berapa ?, beri jeda waktu 1 jam dan tanyakan kalo dia ingin buang air apa ngk ?. Lama kelamaan dia akan terbiasa.

Bagaimana cara mengajarkan anak untuk buang air besar di toilet !

Sejujurnya, anak aku baru bisa buang air besar sendiri di toilet menjelang hari ke 6 dan ke 7. Awalnya sih ya ngumpet kalo dia PUP, setelah PUPnya selesai baru dia bilang E*. Caraku sendiri adalah dengan mengingatkan, menanyakan dia mau E* gak ?, kemudian beri anak penjelasan bahwa kalo PUP gak boleh di celana karna nanti "kotor". Insya Allah dia akan mengerti di hari ke 6 dan ke 7. Pada intinya harus istiqomah bunda :). 


Kegagalana Toilet Training

Aku sendiri dalam melatih toilet training untuk anak aku dimulai usia 18 bulan, namun mental aku yang belum siap dalam melatih si kaka untuk buang air di WC, Karena saat itu adiknya yang masih baby juga. Hehe.. jadilah kegagalan dalam pelatihan buang air si kaka pada saat itu.

Siap Dan Berhasil

Hingga saat adiknya sudah mulai bisa jalan di usia 13 bulan, barulah mamanya siap dalam melatih si kaka dalam pelatihan buang air di usia 26 bulan. Awal-awal lepas popok, aku simpen tu popoknya, aku bilang habis. Hehe. Walau dia ngeliat adeknya pakai popok, pastilah dia pengen di popokin juga, namun sudah aku beri penjelasan bahwa popok dia habis dan popok adiknya masih ada. Padahal ukuran popok mereka sama loo. Hingga akhirnya faham. (HarusKerjaSamaBapaknya).
Dalam melatih toilet training, kata "Sabar" itu wajib ya bund, buang air kecil sana sini itu harus biasa ngeliatnya ya bund, jangan langsung down capek ngebersihinnya, capek ngelapnya ya.
Dalam toilet training, anakku berhasil dalam 3 hari lo bunda. Hari pertama gak dipopokin, masyaallah, dia pipis di kasur 2 kali, belum lagi di lantai. Pokoknya ekstra ngepel ya bund hehe.
Hingga hari ke 6 dia sudah bisa ngomong, "Ma, E* Mba", maksudnya mau E*, kalo sudah gini pakai cara gendonglah biar aman langsung jongkokan di toilet. Sambil di jaga, dan sambil ajarkan gimana cara ngeden sampe tuntas.
By The Way, anak aku mulai buang air kecil hingga air besar, langsung aku ajarkan buang air langsung di toilet jongkok bund, gak pake potty2an. Sehingga, dia kalo mau buang air besar sudah lari langsung ke WC naik ke toilet jongkok.
Begitulah cerita panjang aku soal Toilet Training anak aku :)
Its Just Sharing Bunda :)
Share:

7 comments:

  1. Walah walah gk kebayang nenek dulu gimana pas ngurus aku. Kan waktu itu popok blm familiar. Hehehe

    Walaupun percobaan pertama gagal, tapi akhirnya berhasil ya pas percobaan kedua. Seru juga. Jadi pengen punya baby

    ReplyDelete
  2. Wah keren Mbak sudah berhasil.

    Kalau saya masih gagal karena tak ada kerja sama antara nenek dan paksu. Padahal anak saya umurnya sudah 26 bulan.

    Si nenek sudah mulai toilet training sedangkan paksu belum siap dan pengen toilet trainingnya dimulai nanti saja pas usianya 3 tahun. Emak pun jadi bingung, wkwkwk.

    ReplyDelete
  3. Wahh senengnya, selamat ya mba udah berhasil melatih anakknya toilet training... Semoga si dede makin pinter.....

    ReplyDelete
  4. Wah keren banget nih tipsnya. Bisa dipraktikkan untuk sepupuku yang sudah lewat dua tahun tp masih belum bs lepas popok.

    ReplyDelete
  5. Aduh ngasih contoh yg konkrit sampe aku memperlihatkan buang air sih belum pernah, wkwkwk. Ketiga anakku hanya ku bawa ke wc tiap ada feeling mau buang air

    ReplyDelete
  6. Dulu orang tuaku gimana ya ngelatih aku buang air sendiri. Kayanya cm d bawa k wc terus keluar gitu hehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa follow up.